Rabu, 26 Juli 2017

Menuju Ibu Ibu

Akhir-akhir ini saya sering mengalami kejadian yang bikin saya menghela nafas. Kejadian itu bisa terjadi kapan saja, misalnya saat saya membeli makan, saat antri di kasir supermarket, saat dibukain pintu oleh satpam di sebuah bank, saat bertemu dengan mahasiswa magang di kantor dan banyak saat-saat lainnya.

Awalnya kejadian tersebut membuat saya berada dalam posisi -on denial- dengan ekspresi muka dimuramin, bibir di monyongin dan idung dipesekin (yeee... emang udah dari sononya kaleee). Walaupun begitu pada akhirnya saya bisa menerima semuanya dengan lapang dada. Ternyata memang dibutuhkan kesiapan mental dan keberanian yang tinggi untuk menerima sebuah kenyataan.

Jadi begini ceritanya. Pada saat-saat yang saya sebutkan diatas, kasir supermarket, satpam bank, penjual makanan, mahasiswa magang, semuanya itu manggil saya dengan panggilan "Bu". Trus masalahnya dimana? Kenapa kok pake menghela nafas segala?
Rupanya ibu satu ini masih belum move on dari ke -mbak/ kakak- annya. Jadi pas dipanggil "Bu" merasa nggak terima gitu. Yaelah bu...  Nyebut Atuh.... udah uzur... wkwkwk


0 komentar:

Posting Komentar